Banyak Orang Pergi ke HRS Disebut Karena Muak dengan Istana

blank

Pengamat Politik Rocky Gerung mengomentari banyaknya massa yang ikut datang ke kediaman Imam Besar FPI HRS di Petamburan.

Rocky Gerung mengatakan, orang-orang yang datang ke sana sebenarnya ingin menjauh dari Istana.

Pasalnya, mereka menilai HRS dapat membawa angin segar bagi perubahan negara kedepannya.

“Itu bukan orang-orang ingin berkerumun di Petamburan ya. Orang-orang ingin menjauh dari Istana. Itu jaraknya 2 km kok dari Istana,” ujar Rocky Gerung dikutip dari tayangan dalam Kanal YouTube miliknya.

Menurut Rocky Gerung, HRS memiliki kemampuan yang bisa mendatangkan massa dalam jumlah besar dan berbagai kalangan.

Rocky Gerung menerangkan, massa yang mendatangi HRS itu beranekaragam.

“HRS punya kemampuan untuk bersama berbicara soal bangsa dengan aliansi pengikut yang beragam. Tidak hanya kaum agama, kaum intelektual juga ingin lihat peluang melalui forum di Petamburan,” kata Rocky.

“Mereka agamanya macam-macam, rasnya macam-macam, kelas sosial macam-macam, tapi semua menganggap HRS mampu mengolah isu kebangsaan. Itu adalah kawan berbicara HRS,” imbuhnya.

Kemudian, Rocky Gerung menuturkan bahwa hal itu bisa menyiratkan adanya sinyal bagus dari Petamburan.

Lebih lanjut, Rocky Gerung mengatakan HRS mewakili satu keinginan publik untuk menghadapi Istana yang dinilai telah menyimpang dari seharusnya.

Menurutnya, Istana kini secara ekslusif mengelola demokrasi dan kemajukan dengan sinyal tunggal Pancasila.

Akan tetapi, Rocky Gerung menganggap Istana sejatinya tak lebih pandai dari HRS perihal pemaknaan dan penerapan Pancasila.

“HRS mewakili satu keinginan publik untuk mengatasi bloking ideologi yang selama ini terjadi karena ‘arogansi’ istana yang secara eklsusif mengelola demokrasi, mengolah kemajemukan, dengan sinyal tunggal yakni Pancasila,” tandas Rocky.

“Publik lupa kalau HRS pintar pancasila. Kalau ada debat saya yakin HRS menang,” tandas dia. (*)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *