Berlanjut, Tim Prabowo Serahkan Lagi Bukti Tambahan Kecurangan Pilpres ke MK

blank

Dalam sidang gugatan Pilpres perdana di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6), hakim sempat menanyakan bukti-bukti tim pemohon atau Prabowo-Sandi banyak yang belum diterima. Saat itu tim hukum 02 menyebut bukti-bukti itu terkendala waktu.

Anggota Tim Hukum Prabowo-Sani, Dorel Amir, hari menyambangi MK untuk berkoordinasi menyetorkan bukit-bukti gugatan yang belum masuk untuk ditunjukkan dalam sidang pembuktian

“Hari ini kita koordinasi dengan MK guna keperluan menyerahkan alat-alat bukti kita,” ucap Dorel di gedung MK, Jakarta, Senin (17/6).

Sama seperti sebelumnya, bukti-bukti itu akan dibawa menggunakan truk yang saat ini belum tiba di gedung MK. Nantinya semua bukti dicatat dan disesuaikan dengan daftar bukti di berkas gugatan. Di antara bukti itu adalah C1, yaitu berita acara hasil penghitungan suara di TPS.

“Untuk yang hari ini kemungkinan 4 truk ya, dan itu berisi alat-alat bukti c1 dan meliputi Kalimantan, Bali, Yogya, dan selanjutnya nanti menyusul yang bagian yang lain,” tuturnya.

Total ada 12 truk yang akan mengangkut bukti-bukti gugatan tim 02 ke MK. Bukti-bukti itu banyak karena perlu digandakan bukan satu bukti saja.

“Kendalanya yang pertama adalah proses memfotokopi ini atau penggandaan ini kan memerlukan ketelitian dan ke hati-hatian ya. Tentu kita harus menyampaikan yang benar-benar cermat dan kita teliti lagi alat alat bukti itu supaya tidak tumpang tindih gitu,” pungkasnya. [Kumparan]

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *