Covid Tembus 1 Juta Presiden Jokowi Malah Bersyukur, Rocky Gerung : Norak!

blank

Rocky Gerung menanggapi sikap Presiden Jokowi terkait jumlah kasus positif Covid-19 yang sudah menembus angka 1 juta per Selasa (26/1/2021). Ia menilai apa yang selama ini disampaikan Presiden Jokowi tidak baik untuk masyarakat yang sudah semakin bersikap santai menghadapi pandemi.

Lewat sebuah video berjudul ‘GAGAL PAHAM! COVID TEMBUS 1 JUTA PRESIDEN MALAH BERSYUKUR’ yang diunggah di kanal Youtubenya, Rocky Gerung menyampaikan kritik. Ia menyebut ucapan syukur saat jumlah kasus covid-19 menembus angka 1 juta adalah hal yang norak dan tidak masuk akal.

Dalam video tersebut, wartawan senior Hersubeno Arief membacakan beberapa judul berita yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi kerap bersyukur berhasil menangani pandemi. Hal itu sontak dikritik pedas oleh Rocky Gerung.

“Nah ini memang menjadi paradoks, karena kan presiden beberapa hari sebelumnya, bahkan sehari sebelumnya ketika menyampaikan pidato dalam sebuah forum persekutuan gereja itu menyatakan bahwa Indonesia ini bersyukur bisa mengendalikan dampak dari pandemi baik dari sisi ekonomi, maupun dari sisi kesehatan,” ucap Hersubeno.

“Inilah keadaan birokrasi kita yang selalu menganggap kita optimis, ya optimisme itu diperlukan untuk menghasilkan harapan, tetapi data yang ada justru membatalkan harapan itu kan,” ucap Rocky Gerung.

“Tiba-tiba presiden ngomong sendiri seolah-olah data itu tidak ada,” lanjutnya.

Rocky Gerung bahkan menyindir bahwa Presiden Jokowi tak teliti membaca angka kasus Covid-19 di Indonesia. Ia menyebut yang terlihat oleh Presiden Jokowi mungkin hanya 100.000.

“Atau memang mungkin sudah disodorkan, tapi presiden dia lirik, wah hebat ya kita baru 100 ribu, padahal udah satu juta. Ada satu nol yang dia nggak bisa baca tuh, jadi ini bener-bener norak itu,” ucap Rocky Gerung dalam video itu.

Menurut Rocky Gerung, pernyataan yang disampaikan Jokowi terkait keberhasilan dan rasa syukur bisa menangani pandemi kurang baik untuk masyarakat. Baginya, masyarakat seharusnya dibuat khawatir dengan keadaan pandemi saat ini.

“Jadi sinyal ke publik juga ngaco, sinyal yang keliru tuh, mustinya publik dibikin khawatir, dibikin takut. Kalau bisa bilang ‘waduh kita per hari ini udah 3 juta’ bohongin aja kalau berani berbohong kan,” ujar Rocky Gerung.

Diketahui, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia sudah tembus angka 1 juta per Selasa (26/1/2021). Pada hari itu penambahan kasus mencapai 13.000 lebih kasus hingga membuat jumlah kasus total menjadi lebih dari satu juta.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *