Dana Rp.72 Miliar Untuk Influencer, Mau Mencounter Corona Apa Untuk Agenda Lain?

blank

Rencana pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 72 miliar untuk membayar influencer dinilai telah melukai rakyat.

Tak hanya itu, menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago rencana pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan dalih menggenjot pariwisata itu juga kontradiktif dengan semangat Presiden Jokowi yang kerap diumbar ke publik.

“Ini melukai hati rakyat. (anggaran influencer muncul) Di saat Pak Jokowi sering bilang harus ikat pinggang, efektif, efisiensi, honorer diberhentikan, perjalanan dinas dipotong karena kondisi keuangan negara yang kurang,” kata Pangi, Kamis (27/2).

Pemerintah berdalih, anggaran tersebut untuk menggenjot pariwisata dalam negeri di tengah ancaman virus corona yang berpengruh pada jumlah wisatawan. Nantinya, yang akan diajak kerja sama juga termasuk influencer internasional.

Namun demikian, menurut Pangi, masyarakat harus betul-betul mengawasi rencana pemerintah yang menggelontorkan dana tak sedikit itu. Sebab, bisa jadi anggaran tersebut digunakan untuk agenda lain.

“Dana 72 miliar untuk influencer di luar akal sehat. Dihambur-hamburkan untuk kepentingan siapa, agenda apa? Betul untuk counter virus corona? Jangan-jangan untuk kepentingan lain. Itu yang enggak bisa kita jamin,” tandasnya. [rmol.id]

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *