Di Depan Anak Buah Paloh, Jokowi Curhat Ekonomi Lagi Rumit

blank

Terpuruknya ekonomi di tengah pandemi Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat berpidato secara virtual dalam peringatan hari ulang tahun ke-9 Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

“Bapak Ibu kader Nasdem, sebagaimana kita rasakan dalam 8 bulan terakhir, pandemi Covid-19 bukan hanya mengakibatkan masalah kesehatan di seluruh dunia. Tapi juga mengakibatkan masalah ekonomi sangat rumit, pengangguran meningkat jadi 6,9 juta, dan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 minus 5,32 persen,” kata Jokowi secara virtual, Rabu (11/11).

Jokowi mengatakan, perekonomian yang terpuruk akibat pandemi ini membuatnya harus bekerja ekstra. “Ini pukulan berat bagi prekonomian nasional kita yang butuh cara kerja tidak biasa, butuh cara kerja luar biasa,” katanya.

Presiden dua periode ini menambahkan, setelah hantaman keras pandemi Covid-19 yang merontokkan ekonomi nasional di kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali bangkit dengan berhasil naik peringkat di kuartal ketiga.

“Alhamdulillah kuartal III ekonomi kita mulai ke arah pulih dan bangkit tumbuh minus 3,49 persen, artinya sudah meningkat 1,83 persen di kuartal tiga dibanding kuartal II,” imbuhnya.

Namun, dia meminta agar para kader Nasdem tidak puas dengan pencapaian tersebut dan meminta agar bekerja lebih keras lagi untuk memulihkan ekonomi.

“Kita tidak boleh puas dengan gejala positif ini, kita harus kerja keras buka lapangan kerja, kita harus kerja keras meningkatkan kembangkan UMKM secara besar-besaran yang mampu bersaing di pasar global,” tandasnya.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *