Di Hadapan Prabowo Subianto, Jokowi Singgung Lumbung Pangan Nasional Hadapi Krisis Pangan

blank

Ketahanan pangan menjadi salah satu modal kuat untuk menghadapi ancaman krisis akibat pagebluk virus Corona baru (Covid-19) sebagaimana telah diperingatkan Food and Agriculture Organization (FAO) atau organisasi pangan dan pertanian PBB.

Menyikapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai leading sector food estate atau penggarapan lumbung pangan di Kalimantan Tengah untuk mengantisipasi krisis pangan akibat Covid-19.

“Covid-19 ini bisa berdamapak pada krisis pangan. Karena itu saya tugaskan Prabowo sebagai Menhan untuk perkuat cadangan strategis pangan nasional, yang segera kita bangun di Kalteng. Sehingga kita mampu produksi sendiri apa yang menjadi kebutuhan pangan kita,” kata Jokowi dalam sambutannya di acara KLB Gerindra melalui virtual, Sabtu (8/8).

Dengan adanya lumbung pangan nasional, meyakini bahwa bangsa Indonesia bisa mengelola secara mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) untuk menghadapi ancaman krisis pangan akibat Covid-19.

“Saya memiliki keyakinan kita memliki modal dasar yang sangat kuat untuk berdikari berdiri di atas kaki kita sendiri. Jumlah penduduk kita 260 juta, adalah kekuatan besar kita, ini pasar besar untuk produk yang kita buat sendiri,” tekannya.

Atas dasar itu, Jokowi menegaskan bahwa bangsa Indonesia bisa melewati krisis akibat pagebluk virus yang telah menelan korban jiwa hampir 696 ribu penduduk bumi tersebut.

“Saatnya kita melihat apa saja yang jadi kekuatan negara kita untuk lakukan lompatan kemajuan itu,” pungkasnya.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *