Dua Kali Terjerat ‘Kasus Korupsi’, Bupati Kudus Memang Nggak Ada Kapoknya

blank

Komisi Pemberantasan ‘Korupsi’ (KPK) menyesalkan Bupati Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Tamzil kembali terjerat ‘kasus’ tindak pidana ‘korupsi’.

“Yang juga kami sesalkan adalah ada pihak-pihak dari sembilan orang yang diamankan ini yang juga terpidana ‘kasus korupsi’ sebelumnya. Nanti akan kami lihat lebih jauh, tentu ini akan jadi pertimbangan untuk proses lebih lanjut dari perkara ini,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Diketahui, KPK telah menangkap Bupati Kudus Muhammad Tamzil bersama delapan orang lainnya dalam kegiatan tangkap tangan tersebut terdiri dari unsur staf, ajudan bupati serta calon kepala dinas setempat.

Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan uang Rp200 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. KPK menduga ada transaksi terkait dengan pengisian jabatan di Pemkab Kudus tersebut.

Sebelum menjabat Bupati Kudus Muhammad Tamzil sempat terjerat ‘kasus korupsi’ dana bantuan sarana dan prasarana pendidikan Kabupaten Kudus Tahun 2004-2005.

Dalam proyek tersebut, merugikan negara sekitar Rp2,84 miliar, namun dalam penyidikannya sudah ada pengembalian kerugian Rp1,8 miliar.

‘Kasus’ hukum yang dialaminya, ketika yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai Bupati Kudus.

Muhammad Tamzil yang saat itu kader PPP menjabat sebagai Bupati Kudus untuk periode 2003-2008, kemudian maju untuk Pemilihan Gubernur Jateng tahun 2008 namun kalah.

Akhir dari ‘kasus korupsi’ tersebut, Tamzil harus menerima vonis dari Pengadilan Tindak Pidana ‘Korupsi’ Semarang satu tahun 10 bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurangan.

.

Dilansir dari Wartaekonomi

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *