Hanya Pemerintahan Fasis yang Pentingkan Uang Dibanding Keselamatan Rakyat

blank

Pemerintah seharusnya lebih fokus menyelamatkan warga negara dibanding sibuk berusaha mendapatkan pinjaman uang dari IMF di saat pandemik virus corona baru atau Covid-19 yang semakin masif.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, seharusnya wabah Covid-19 telah menyebar ke 1.155 orang membuat pemerintah memiliki cukup memiliki alasan untuk sungguh-sungguh menangani. Apalagi, Covid-19 juga telah menyerang pejabat negara.

“Hanya pemerintahan fasis yang mementingkan uang dibanding keselamatan warga negara,” sindir Dedi Kurnia Syah, Minggu (29/3).

Sehingga, Dedi berharap pemerintah lebih fokus dalam upaya menyelamatkan masyarakat.

Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, katanya, harus juga fokus menyelamatkan pegawainya agar tetap bekerja dengan tenang menjalankan roda Kementerian Keuangan. Ini mengingat ada pegawai Kemenkeu yang meninggal di kamar kost diduga positiv Covid-19.

“Sri Mulyani sepantasnya berempati dengan meninggalnya staf Kementeriannya dengan cara fokus penanggulangan, lupakan pinjaman kalau tidak berkontribusi apapun pada keamanan warga negara dari wabah,” pungkas Dedi. (*)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *