Hina Satgas Covid-19 Di Facebook, Warung Tukang Bubur Di Semarang Dibongkar

blank

Bangunan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puspowarno Raya, Semarang Barat dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lantaran pemilik warung diduga menghina Satgas Covid-19 melalui media sosial.

Pembongkaran warung bubur kacang ijo (burjo) milik Suroso ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. Sang pemilik pun sempat protes meski akhirnya pasrah saat warungnya dibongkar menggunakan palu dan linggis.

“Pemilik sempat nulis di Facebook Grup beberapa hari lalu ‘saya pemilik Warmindo, buka 24 jam tapi Satpol PP enggak datang menindak. Saya pemilik togel, Satpol PP juga nggak dateng. Silahkan kalau mau turun, saya tantang’. Ini berarti kan menjelek-jelekkan Satgas Covid-19,” kata Fajar diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (30/6).

Fajar juga mengatakan jika pemilik warung burjo sudah berulang kali menghina Stagas Covid-19 melalui media sosial. Mengetahui hal tersebut, pihaknya tidak bisa tinggal diam.

“Pemilik warung ini menghina kita di media sosial udah sekitar lima kali,” tegasnya.

Warung Burjo tersebut sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh satpol PP Kota Semarang sejak Minggu malam (27/6) lantaran melanggar aturan PKM yang seharusnya tutup pada pukul 20.00, namun warung tersebut nekat buka hingga pukul 22.00.

“Warung ini bandel, operasional sampai jam 22.00,” tuturnya.

Fajar mengingatkan masyarakat Kota Semarang untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial terlebih memposting sesuatu yang menghina kebijakan pemerintah baik daerah maupun pusat.

“Untuk warga, jangan asal main media sosial. Kalau menghina, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.[rmol]

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *