Ini Jejak Digital Mahfud MD yang Awalnya Anggap Biasa Virus Corona

Posted on

Menkopolhukam Mahfud MD mempunyai jejak digital yang sepertinya menanggap sepele virus Corona baru (Covid-19). Pada 5 Maret 2020, Suara.com menulis judul “Mahfud: Jangan Panik Virus Corona, Korban Flu Biasa Lebih Banyak”.

Dilansir dari suara.com, Mahfud menuturkan, penyakit flu biasa justru lebih banyak menimbulkan korban ketimbang Covid-19.

“Sebenarnya tingkat korban kematiannya itu kecil dibandingkan penyakit lain, flu biasa itu lebih banyak korbannya yang meninggal,” kata Mahfud di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Pada tanggal yang sama dari kumparan menampilkan judul “Mahfud MD: Tak Usah Panik dengan Virus Corona, Tingkat Kematian Tinggi”.

Namun pernyataan Mahfud MD berubah pada 24 Maret 2020. CNN Indonesia memberikan judul “Mahfud: Beri Kesadaran Masyarakat, Virus Corona Sangat Berbahaya”

Dilansir dari CNN Indonesia, Mahfud MD meminta media massa membantu menyadarkan masyarakat bahwa virus corona (Covid-19) sangat berbahaya. Menurutnya, serangan virus corona datang tiba-tiba dan masif.

“Minta tolong ke media agar diberi kesadaran masyarakat bahwa corona virus ini sangat berbahaya, serangannya itu sering tiba-tiba dan masif gitu,” kata Mahfud melalui video teleconference dengan Media, Senin (23/3) malam.

Oleh karena itu, Mahfud mengatakan pemerintah telah meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Ia menyebut pemerintah juga telah melibatkan aparat TNI dan Polri untuk membubarkan masyarakat yang masih ‘bandel’ berkumpul di luar rumah.[]