Izin Berobat, Tahanan KPK Mirawati Malah Perawatan Wajah dan Utang Karena Tak Mampu Bayar

blank

Jaksa KPK Takdir Suhan mengungkap kejanggalan penanganan medis terhadap Mirawati, terdakwa kasus dugaan ‘korupsi’ impor bawang putih. Menurutnya, Mirawati memang sempat mengalami gangguan pernapasan. Namun, saat dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto, tindakan medis tidak dilakukan.

Jaksa Takdir menyebut, penanganan medis itu tidak dilakukan karena Mirawati mempunyai tanggukan media pada 24 Januari 2020. Kemudian Takdir menyebut bahwa tanggukan medis itu berupa perawatan wajah di clinical facial brightening. Padahal dalam permohonannya, tidak dimasukan melakukan perawatan kulit wajah.

“Disebutkan bahwa di sini ada tindakan medis berupa clinical facial brightening atau facial yang dilakukan oleh terdakwa, di mana sesuai dengan penetapan tidak disebutkan adanya permohonan penetapan untuk dilakukan tindakan tersebut,” ucap Takdir.

Sebelumnya, Mirawati melalui penasihat hukumnya mengajukan izin berobat ke majelis hakim. Di dalam surat pengajuan tersebut, Mirawati meminta agar dirinya diizinkan melakukan fisioterapi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Atas pengajuan izin tersebut, hakim mengabulkan dan menetapkan izin berobat tersebut pada Jumat (24/1) lalu. Namun sayangnya, bukannya menggunakan izin berobatnya dengan benar, Mirawati dikabarkan malah menggunakannya untuk perawatan wajahnya.

Tak tanggung-tanggung, dari perawatannya wajah tersebut, Mirawati harus merogoh kocek yang cukup besar, yakni sekitar Rp 2,8 juta. Namun lucunya, Mirawati justru tak mampu membayar tagihan tersebut, dan terpaksa harus utang ke pihak klinik perawatan wajah tersebut.[]

.

Dilansir dari jawapos.com

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *