JBMI Usul Megawati Menjadi Pahlawan Demokrasi, PDIP : Beliau Adalah Simbol Demokrasi Indonesia

blank

Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) mengusulkan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjadi pahlawan demokrasi Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo mengatakan predikat pahlawan demokrasi untuk Megawati Soekarnoputri memang tepat diberikan.

Pasalnya, Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan itu telah menerapkan sistem demokrasi semenjak dia dipilih menjadi presiden.

“Saya kira Ibu Megawati itu tokoh demokratis sejati ya, berkaca dari beliau sebagai presiden oleh MPR RI tetapi kemudian beliau berkenan memberikan ruang agar pemilihan presiden dilakukan oleh rakyat,” ujar Rahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/10).

“Artinya, bisa saja beliau berketetapan dipilih oleh MPR toh, tapi untuk demokrasi, untuk kebaikan bangsa, masa depan bangsa beliau membuka silahkan tidak menghalangi terhadpa pelaksanaan pemilihan presiden oleh rakyat,” imbuhnya.

Legislator asal Jawa Tengah ini menghormati JBMK yang telah mengusulkan Megawati menjadi pahlawan demokrasi.

Sambungnya, rakyat Indonesia perlu bersyukur serta berterimakasih kepada Megawati karena telah membawa perubahan dalam sistem demokrasi di Indonesia.

“Saya kira itu harus kita hormati dan seluruh rakyat Indonesia beeterimakasih atas keikhlasan, legowo dan kenegarawanan Ibu Megawati untuk pemilihan presiden secara langsung,” katanya.

Selain itu, Rahmad menilai Megawati merupakan simbol demokrasi lantaran bisa melakukan perlawanan terbuka terhadap rezim otoritarianisme Orde Baru.

“Ibu Megawati itu simbol demokrasi pada masa rezim Orba, di saat segala upaya demokrasi dibungkam, segala upaya demokrasi menjadi tunggal oleh rezim Orba. Tapi Ibu Mega dengan kesabaran bersama rakyat terus melakukam perlawanan, dengan segala risiko dihadapi sendiri,” bebernya(RMOL)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *