Jokowi Gencar Sosialisasikan Vaksin Sinovac, Haris Rusli : Apakah Bermigrasi Jadi Influencer?

blank

Presiden Joko Widodo gencar menyuarakan persiapan vaksin sinovac buatan China sejak tiba pada Minggu (6/12).

Tak hanya itu, setelah mendatangkan 1,2 juta dosis Jokowi juga menyampaikan akan mendatangkan kembali sebanyak 1,8 juta vaksin.

Bukan hanya orang nomor satu di Indonesia, para juru bicara presiden, dan staf khusus BUMN juga kerap mensosialisasikan vaksin Sinovac.

Sikap inilah yang kemudian membuat Aktivis Petisi ’28 Haris Rusli Moty angkat bicara.

Ia mempertanyakan sikap para petinggi pemerintahan yang saat ini justru terkesan bermigrasi menjadi influencer bayaran.

Haris mengaku heran karena Jokowi dan anak buahnya seperti secara sadar mengendorse vaksin sinovac dalam perlombaan vaksin virus corona baru (Covid-19) di lingkup global.

“Sobat, Presiden, Meneg BUMN, Jubir Presiden, Staf Khusus Komunikasi Kemeneg BUMN, mereka secara sadar bertindak jadi endorsement vaksin Sinovac. Apakah orang-orang ini sudah ber-migrasi jadi influencer yg dibayar untuk meng-endorse vaksin Sinovac dalam perlombaan vaksin global?” demikian cuitan Haris Rulsi Moty di laman Twitter pribadinya, Minggu malam (27/12).

Saat ini vaksin Sinovac sedang menjalani uji klinis di BPOM dan kajian ilmiah oleh beberapa institusi.

Selanjutnya, vaksin yang langsung didatangkan dari China itu akan disuntikan ke beberapa klaster prioritas seperti tenaga medis, TNI, Polri, aparat hukum, pendidik dan lainnya. (*)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *