Jokowi Lempar Bantuan ke Jalan, Netizen Miris: Apa Gak Bisa dengan Cara Lebih Baik lagi Pak?

blank

Pada Kamis 22 Oktober 2020, presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peresmian pabrik gula di Bombana, Sulawesi Tenggara.

Pabrik gula yang disinyalir terbesar di Indonesia itu diapresiasi Jokowi karena akan menyerap tenaga kerja baru ditengah pandemi ini.

“Ini adalah sebuah keberanian. Keberanian membuka sebuah investasi dan usaha di tempat ini. Ini yang harus kita apresiasi dan hargai. Dimulai tiga tahun lalu dan sekarang selesai dan sudah berproduksi,” ujar Jokowi seperti dikutip dari Antara, Sabtu (24/10/2020).

Pabrik gula ini nantinya dapat menyerap sekitar 15 ribu tenaga kerja baru di daerah tersebut hingga mengurangi impor gula.

“Dikala situasi ekonomi seperti ini semua pengusaha pasti wait and see, berpikir untuk berinvestasi dan membuka usaha baru. Keputusan ini patut kita hargai,” ujar Jokowi.

“Sehingga pendirian pabrik gula di Bombana ini sekali lagi patut kita hargai karena nanti mengurangi impor. Artinya bisa memperbanyak devisa negara dan memperkuat neraca transaksi berjalan kita,” tambahnya.

Tapi ada sebuah kejadian saat Jokowi mengunjungi pabrik gula itu.

Dikutip dari akun twitter @berlianidris yang meretweet sebuah video memperlihatkan rekaman iring-iringan mobil presiden Jokowi.

Saat berbelok di tikungan, Jokowi kemudian membuka jendela mobilnya sambil melambaikan tangan kepada warga sekitar yang berada di sana.

Namun sejurus kemudian presiden melempar sesuatu ke tanah dan langsung jadi rebutan warga yang melihat.

“Apa itu?” ujar seseorang dalam video sembari mengkerubuti barang yang dilempar Jokowi tersebut.

“Terima kasih Pakde sudah berkenan menyapa rakyat dan berbagi kebahagiaan,” tulis caption dari @berlianidris.

Netizen lantas mengomentari unggahan ini.

“Benar-benar dengan rakyat” ujar @fahrisalam

“Saya kalo ngasih sesuatu ke peminta minta, orang dengan gangguan jiwa dll gak pernah saya lempar, melihat ini sedih rasanya mas dokter @berlianidris,” cuit @TahuHar

Pegiat sosial media, Mustofa Nahrawardaya pun turut berkomentar soal video tersebut.

“Ini hanya soal etika. Kalau enggak didapatkan dari pendidikan ortu, susah,” tulis dia.

“Memberikan sesuatu dengan cara melempar; Masyarakat Indonesia dianggap sebagai sampah semua bagi kaum elite, termasuk petinggi kita. Tapi kebanyakan banyak yang masih belum sadar dengan sampah-sampah berdasi,” tulis @Opthymuz.

“Miris gue lihatnya, apa tidak ada cara lain membagikannya? Turun kek, cara ngasihnya ini masa dilempar,” komentar @Suku__Chaniago.

Entah apa yang dilempar Jokowi itu hingga berita ini diturunkan belum ada kejelasan dari pihak pemerintah.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *