Kalau Memang Jantan, Ferdinand Harus Sebut Caplin Itu JK

blank

Ferdinand Hutahaean diminta berani dan bersikap jantan untuk menjelaskan secara gamblang penyebutan caplin di media sosial yang kini berkembang liar.

Sebagai seorang mantan kader partai, Ferdinand perlu terbuka dan jujur menjelaskan maksud unggahannya agar tak menimbulkan kegaduhan. Terlebih, tulisannya tersebut berujung laporan polisi yang dilayangkan oleh putri Jusuf Kalla, Muswira Kalla yang mensinyalir unggahan tersebut ditujukan kepada sang ayah.

“Kalau Ferdinand itu jantan, dia harus berani jujur mengatakan ke publik bahwa yang dia maksud caplin itu adalah Pak JK,” kata aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (2/12).

Kejujuran menjadi nilai penting untuk dipegang oleh seorang tokoh, termasuk politisi. Sebab menurutnya, saat ini hal tersebut sudah mulai langka di perpolitikan tanah air.

“Jangan berteriak-teriak ke publik memerangi kabar bohong, ujaran kebencian, tapi diri sendiri acapkali menebarkan kabar bohong dan kebencian di media sosial,” kritiknya.

“Rusak ruang publik kita selalu diisi dengan keriuhan yang tak produktif sama sekali bagi negeri ini,” tandasnya.

Meski tak menyebutkan nama JK, Muswira Kalla memilih untuk melaporkan Ferdinand ke Bareskrim lantaran unggahannya dianggap ‘menghina’ ayahnya. Laporan tersebut juga diakuinya merupakan bagian dari haknya sebagai warga negara.

“Tulisan tersebut menganggu martabat kami, saya dan keluarga. Seperti yang kita tahu, martabat itu adalah esensi paling dalam hak asasi manusia,” kata Muswira di Gedung Bareskrim, Jakarta. (*)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *