Kalau Memang Negara Ini Adil, Maka Semua Kumpulan Harus Diperiksa

blank

Revolusi akhlak memang diperlukan dalam rangka memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, banyak praktek ketidakadilan yang terjadi di Indonesia.

Demikian disampaikan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia KAMI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, dalam acara “Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh” yang disiarkan melalui Front TV, Rabu (2/12).

“Kalau akhlak kita tidak diperbaiki, terjadi kelas-kelas dalam kehidupan berbangsa rakyat. Kita melihat secara gamblang saja, apakah keadilan sudah diperlakukan? Ingat pemerintah itu adalah menerima mandat dari rakyat si pemilik kedaulatan tertinggi,” ujar Gatot Nurmantyo.

“Makanya pada saat bangsa ini lahir, negara belum ada, pada tanggal 18 baru negara itu ada. Ada pemerintah, ada pengakuan, ada wilayah. Dari sinilah revolusi akhlak itu sangat penting,” imbuhnya.

Mantan Panglima TNI itu mencontohkan masih adanya praktek ketidakadilan pada pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) HRS oleh Kepolisian terkait kerumunan.

“Contoh saja, singkat saja, apa yang terjadi belakangan ini tentang pemeriksaan HRS, kalau memang negara ini adil dan benar-benar beradab maka semua yang kumpulan-kumpulan, periksa semuanya,” tegasnya.

Contoh lain, kata Gatot, dalam kasus penangkapan aktivis KAMI Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan kawan-kawan. Menurutnya, penetapan tersangka aktivis KAMI menciderai proses hukum itu sendiri.

“Anggota KAMI Syahganda Nainggolan, Bang Jumhur, Bang Anton, pada saat ditangkap saya katakan, jangan kasihanilah mereka, karena mereka bukan pejuang-pejuang karbitan, justru yang kita kasihani ini adalah penyidik,” bebernya.

“Karena penyidik di kepolisian ini adalah orang-orang yang pintar-pintar, orang-orang yang cerdas dan pasti mempunyai hati nurani. Ia batinnya tersiksa karena dia harus melakukan pelanggaran hukum untuk menangkap saudara-saudara KAMI. Mereka (anggota KAMI) ditangkap tanpa dua alat bukti,” tandasnya.(RMOL)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *