Katanya Gratis, Suami Pasien ODP di Surabaya Protes Tarif Periksa Rp1 Juta

Posted on

Seorang warga Benowo, Kota Surabaya, berinisial H mendatangi gedung DPRD Surabaya, Jawa Timur, Rabu, guna mengadukan biaya pemeriksaan istrinya yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19. Sang istri dikenakan tarif Rp1 juta oleh Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).

“Tadi warga itu bilang katanya pasien berstatus ODP Covid-19 itu gratis saat periksa di rumah sakit. Tapi dari pihak RSUA masih dikenakan biaya sebesar Rp1 juta lebih,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti sambil memperlihatkan bukti pembayaran dari RSUA.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menindaklanjuti aduan tersebut dengan mengontak langsung Kepala Dinas Kesehatan Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan RSUA.

“Nanti saya koordinasikan dulu dengan rumah sakit ya,” katanya.

Kabar Tes Corona di Surabaya Gratis

Dilansir dari Detikcom, Pemkot Surabaya menggratiskan tes identifikasi virus Corona atau Covid-19. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengingatkan warganya yang merasa tak enak badan, agar segera menjalani tes.

“Kalau kita merasa diri kita tidak enak, sebaiknya memeriksakan. Di awal kami menyampaikan kami memberikan fasilitas gratis untuk penderita,” kata Risma saat konferensi pers di Rumah Dinasnya, Minggu (15/3/2020).

Imbauan ini dilontarkan Risma karena ingin proses identifikasi penderita bisa dilakukan sejak awal.

“Jangan sampai kondisinya akut baru dibawa. Ciri-cirinya seperti flu biasa. Kalau sudah merasa itu tolong tes, nanti kita komunikasi dengan RS di Surabaya supaya yang ditunjuk Kemenkes siap,” imbuhnya. []

Reaksi Warganet