Massa Menangis Dengar ‘Gugatan’ Prabowo-Sandi Banyak Ditolak Hakim MK

blank

Beberapa orang dari massa aksi di sekitaran Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) tiba-tiba menangis. Hal ini lantaran koordinator aksi kawal sidang MK Abdullah Hehamahua menyatakan permohonan Prabowo-Sandi akan ditolak Majelis Hakim. Sehingga, Abdullah meminta massa untuk membubarkan diri sejak pukul 17.00 WIB.

“Jam 5 nanti kita akan selesai. Dengan pengalaman saya di KPK 12 tahun kita tahu hasilnya bahwa 02 ditolak,” ujar Abdullah dari mobil komando di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (27/6).

Mendengar intruksi tersebut, massa kemudian perlahan membubarkan diri. Dua mobil komando juga nampak mulai berbalik arah meninggalkan lokasi unjuk rasa. Seiring dengan itu, terlihat ada massa yang kecewa atas ditolaknya beberapa dalil Prabowo-Sandi.

Bahkan beberapa dari mereka yang terlihat menangis. Namun, massa yang menangis tidak ada yang mau dimintai keterangannya. Beberapa ada yang langsung menutupi wajahnya dengan syal. Ada pula dengan tangannya. Sambil terus berjalan meninggalkan lokasi aksi.

Sebelumnya, massa sempat mendengarkan siaran langsung pembacaan putusan oleh Majelis Hakim sebelum akhirnya sidang diskors pada pukul 16.00 WIB. Siaran langsung ini diperdengarkan melalui pengeras suara di mobil komando.

Dalam putusan yang dibacakan Hakim, sejumlah permohonan kubu Prabowo-Sandi ditolak oleh Hakim. Seperti perkara surat suara tercoblos, adanya intimidasi terhadap saksi 02, atau dibongkarnya kotak suara tanpa diiringi saksi dan permohonan lainnya.

Menanggapi hasil itu, massa yang kembali melakukan orasi merasa kecewa mendengarnya. Mereka menganggap alasan penolakan hakim tidak jelas. “Menyimak demi menyimak, miris juga. Lagi-lagi argumennya tidak jelas. Ini tanda-tanda tidak baik kita. Tapi detik terakhir kita percaya, Allah akan mengabulkan doa kita,” ujar orator.

.

Sumber : jawapos

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *