Putri Gus Dur : Kami Tak Melihat Ada Ketegasan Dalam Diri Jokowi

blank

Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak tegas dalam menyikapi desakkan masyarakat untuk menerbitkan Perppu KPK disayangkan sekelompok wanita yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Antikorupsi (PIA).

Anggota PIA, Anita Wahid mengaku tidak melihat ada ketegasan dalam diri Jokowi. Padahal, kata putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid itu, Jokowi pernah mempertimbangkan untuk menerbitkan perppu.

“Kami tak melihat ketegasan beliau (Jokowi) atas apa yang sudah diucapkan sendiri, yaitu akan mempertimbangkan keluarkan perppu,” kata Anita saat jumpa pers di Lobby Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/10)

Bukan hanya tak bersikap tegas, menurutnya, Presiden Jokowi juga tidak konsisten dengan apa yang diucapkan. Sebab, Jokowi pernah menyebut telah menunjuk orang yang akan membuat draft perppu.

 

“Tapi kan setelah itu kami tak melihat ada langkah konkret, yang lebih jelas atau tanda-tanda yang lebih jelas mengenai akan dikeluarkannya atau tidak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anita menduga ada agenda besar di balik ketidakjelasan sikap presiden Jokowi yang seolah gamang dalam menebitkan perppu.

“Apakah memang di belakang layar tak ada langkah? Atau ada langkah tetapi tak dikemukakan ke publik? Itu yang kita tidak tahu,” demikian Anita.

Kemitraan Ririn Sefsani menyatakan bahwa pihaknya bersama Perempuan Indonesia Antikorupsi (PIA) telah melayangkan surat kepada presiden Jokowi yang isinya desakkan agar segera diterbitkan Perppu untuk membatalkan UU KPK yang dinilai bermasalah.

“PIA bersama jaringan organisasi di Indonesia kemarin setelah mengirkmkan surat ke presiden dan pesannya sudah sangat jelas, presiden terbitkan Perppu KPK. Kita ingin ada terang di tengah kelam. Dan kembali terang itu datang,” pungkasnya. [rmol]

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *