Said Didu Diancam Luhut, Politisi PAN : Sabar Bro, Anda Pasti Telah Diincar Banyak Pihak

Posted on

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Mustofa Nahrawardaya mendukung Said Didu yang kini mendapat ancaman pemidanaan dari Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Pasalnya, Said Didu menuding Luhut tidak memikirkan bangsa di tengah wabah Covid-19. Dia disebut hanya memikirkan uang.

“Waduh……yang sabar bro @msaid_didu. Anda pasti telah diincar banyak pihak,” tulis @Tofatofa_id dj Twitter.

Mustofa meyakini Allah akan menjaga mantan Said Didu dengan caraNya. Bahkan dia mencontohkan dengan pihak-pihak yang dinilai telah menfitnah Imam Besar FPI, Habib Rizeq Shihab (HRS) yang kini mendapat balasan dari Tuhan. Meskipun dia tidak menyebut siapa dan balasan apa yang dia maksud.

“Yakin…Allah akan jaga dengan cara-Nya. Dulu banyak yang memfitnah HRS, sekarang lihatlah apa yang sedang terjadi. Percayalah, yang jahat akan mendapatkan balasa setimpal,” kata dia.

Sebelumnya, pihak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menuntut Said Didu minta maaf kepadanya. Bila tidak, pihak Luhut akan memidanakan Said Didu. Tuntutan dan ancaman pihak Luhut dilatarbelakangi komentar Said Didu mengenai penanganan virus Corona di Indonesia yang dimuat dalam kanal YouTube mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu.

“Bila dalam 2×24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” kata juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, lewat keterangan pers tertulis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Video yang dipermasalahkan pihak Luhut adalah video yang diunggah di akun Said Didu, yakni bernama MSD, pada 27 Maret 2020. Video itu berjudul ‘MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG’. Video itu berdurasi 22.44 menit.

Dalam video itu, Said Didu menyoroti persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) dan menghubungkannya dengan penanganan COVID-19. Said menilai pemerintah saat ini lebih mementingkan peninggalan monumental (legacy) berupa ibu kota baru di atas permasalahan lainnya.[]