Semangati Masyarakat, Tim Medis RSUD Bayung Lencir Cetuskan #IndonesiaJanganMenyerah

blank

Pernyataan bernada pasrah melalui tagar #IndonesiaTerserah ternyata tidak diamini oleh semua tim medis yang menangani Covid-19. Hal ini terlihat dari seruan tim medis di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dengan menyerukan tagar #IndonesiaJanganMenyerah.

Tagar ini muncul dalam video yang menjadi penyemangat warganet dan masyarakat melawan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Kami tim isolasi Covid-19 tetap semangat, dan kami harapkan Indonesia jangan terserah. Kami juga tim medis yang tidak akan menyerah sampai wabah ini selesai,” ungkap Tim Isolasi Covid-19 RSUD Bayung Lencir, Rismawati, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Senin (25/5).

“Kami berharap masyarakat Indonesia, khususnya Musi Banyuasin, mematuhi aturan dan imbauan jaga jarak, pakai masker jika terpaksa keluar rumah, cuci tangan usai beraktivitas, menjaga imun tubuh, dan rajin olahraga,” imbuhnya.

Menurutnya, sikap optimistis sangat penting untuk melawan pandemik Covid-19 agar tidak terus menerus meluas.

“Kondisi ini tanggung jawab kita bersama, karena Covid-19 musuh kita. Tetap sehat dan tidak boleh menyerah,” tegasnya.

Apresiasi terhadap kinerja tim medis yang menangani Covid-19 di Muba disampaikan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin. Terhitung sejak Rabu lalu (13/5), melalui dana APBD Muba, Dodi Reza mulai mencairkan insentif kepada tenaga medis dan pegawai nonmedis yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu misalnya, terdapat sebanyak 960 tenaga medis dan nonmedis yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19. Di RSUD Sekayu ini, Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan Rp 6,2 miliar bagi insentif selama tiga bulan. (Rmol)

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *