Syaifullah Tamliha: Di TNI Memang Ada Larangan Unggah Sesuatu Yang Timbulkan Pro Kontra

blank

TNI diyakini memiliki alasan kuat saat melakukan penahanan terhadap Serka BKS. Di mana penangkapan dilakukan setelah prajurit TNI AU itu membuat video berisi sambutan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha mengatakan bahwa ada aturan di tubuh TNI yang menganjurkan agar prajurit tidak mengunggah sesuatu yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Memang di TNI ada perintah kepada seluruh anggota beserta istrinya. Sejak dahulu sudah dilarang melakukan postingan pendapat pribadi pada media sosial terhadap sesuatu yang dapat menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik,” ujar Syaifullah kepada wartawan, Kamis (12/11).

Politisi senior PPP ini menambahkan, sudah banyak kasus perwira TNI dicopot dari jabatannya akibat postingan di media sosial.

“Namun, panglima TNI dan para kepala staf TNI AD, AU dan AL harus bijaksana terhadap anggotanya yang bersimpati kepada HRS,” katanya.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *