Tolak Kekalahan, Pendukung Trump Demo Serukan ‘Ini Belum Berakhir’

blank

Pendukung Donald Trump belum bisa menerima kenyataan bahwa Joe Biden telah memenangi Pilpres Amerika Serikat (AS). Mereka demo di penjuru AS menolak kekalahan.
“Ini belum berakhir!” teriak pendukung Trump seperti dilansir AP, Minggu (8/11/2020).

Jumlah peserta demo bervariasi, dari belasan hingga ribuan orang. Beberapa dari mereka bahkan ada yang membawa senjata. Perkelahian terjadi di beberapa lokasi.

Di Atlanta, lebih dari 1.000 pendukung Trump membawa banner hingga bendera AS. Mereka menyerukan ‘ini belum berakhir’ hingga ‘berita bohong’. Polisi harus memisahkan pendukung Trump dan pendukung Biden.

“Ada kecurangan pemilu di sini,” kata warga Tenesse bernama Jordan Kelley (29) yang datang khusus ke Atlanta untuk demo dukung Trump.

“Walaupun aku tinggal di Tenessee, aku warga Amerika dan aku ingin memastikan warga Amerika punya suara di Pemilu,” sambungnya.

Bahkan Kelley berencana naik mobil 10 jam ke Washington DC untuk demo lebih besar.

Jordan Kelley, a 29-year-old from Murfreesboro, Tennessee, drove three-plus hours to Atlanta to attend the pro-Trump rally. Di sisi lain, ada pula demo anti-Trump di Washington DC. Mereka menyerukan ‘loser’ hingga mengacungkan jari tengah ke iring-iringan kendaraan Trump.

Di Pennsylvania, ribuan pendukung Trump berdemo. Hal yang sama juga terjadi di Phoenix, Arizona. Biden memenangkan suara di Arizona.

Salah satu pendukung Trump asal Nevada, Frank Dobbs (40), meyakini perjuangan mereka belum selesai. Trump sendiri masih berniat melayangkan gugatan hasil Pilpres.

“Ini belum benar-benar berakhir. Masih ada pengadilan. Jika ada waktu untuk mengungkap kecurangan, presiden dapat melakukannya. Media tidak bisa menentukan siapa yang menang Pilpres. Hanya pemilih yang legal di negara ini yang bisa menentukan,” katanya.

Sebagai pemenang Pilpres, Biden sebenarnya sudah menyerukan persatuan dan memberi pesan ke pendukung Trump.

Sebelumnya diberitakan, Biden bersama Harris mendeklarasikan kemenangannya di Chase Center, Delaware, AS, pada Sabtu (7/11/2020) malam waktu setempat. Dalam siaran langsung di televisi setempat, terlihat ribuan pendukung Biden memenuhi lapangan Chase Center. Dalam pidatonya, Biden menegaskan diri sebagai presiden yang mengutamakan persatuan.

“Saya berjanji menjadi presiden yang tidak mencari perpecahan tapi menjunjung persatuan,” kata Biden seperti dilansir CNN, Minggu (8/11/2020).

“Sekarang untuk Anda semua yang memilih Presiden Trump, saya memahami kekecewaan Anda malam ini. Saya sendiri telah kehilangan beberapa kali, tapi sekarang mari saling memberi kesempatan,” sambungnya.

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *