Viral, Seorang Profesor Beri Kuliah Gratis Untuk Polisi di Jalanan

blank

Dalam sebuah video yang beredar di laman twitter, seseorang pria sudah terlihat tua dan mengaku seorang profesor memberikan kuliah gratis kepada polantas (polisi lalulintas).

Dalam video tersebut, ia terlihat sedang cekcok dengan anggota polantas karena dianggap melakukan kesalahan lantaran memberhentikan dirinya setelah putar arah.

Pria tersebut kekeuh bahwa tanda yang ada di lampu merah tersebut membolehkan kendaraan untuk putar balik.

Kemungkinan laki-laki tersebut diberhentikan oleh polisi tersebut karena dianggap melanggar lalu lintas, padahal tanda biru putar balik adalah memperbolehkan kendaraan untuk berputar balik di tempat tersebut.

“Dasar hukumnya apa bapak memberhentikan saya?”, sembari laki-laki tersebut menunjukkan tanda lalu lintas putar balik.

Warganet pemilik akun twitter @AiraAfniAmalia menuliskan:

“Jd kepo, siapa sih nama Profesor Hukum yg beri “Kuliah Gratis” kpd Polantas tsb?

Kayaknya Profesor Hukum divideo ini ilmunya lebih manfaat drpd Profesor Hukum di BPIP yg gajinya Rp. 100jt/bulan itu, deh.. 五五五”

Beberapa komentar warganet lainnya:

“Saya Takut Pak Prof dan Yang Rekam Dan Upload Dijadikan Tersangka Karena Menasehati Polisi Dengan Dasar Hukum Polisi Punya Diskresi, Hehehehe” tulis netizen Ilham.

Ada juga Netizen yang mengungkapkan kekecewaannya kepada orang yang mengambil video tersebut sambil menertawakan si Polisi Lalu Lintas itu.

“Respek dgn bapak itu yg brani mmprjuangkan pndapatny karena benar, tapi respek lgsg hilang ktika rekan bapak itu yg videoin smbil ktawa2, mntertawakan ksalahan pak pol, come on dude, mnjadi benar tidak membenarkanmu mmpermalukan dan menertawakan ksalahn orang lain” tulis pemilik akun @dikur

Artikel Terkait :

2 thoughts on “Viral, Seorang Profesor Beri Kuliah Gratis Untuk Polisi di Jalanan

  1. Brnar itu Benar, Salah itu Salah. Tidak perlu komen atas hal yg nggak berkaitan langsung, hanya krn orang ketawa dipermasalahkan. .., Nggak substansial itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *